RADEON HD 7770 VAPOR-X BLACK DIAMOND GRAPICHS CARD VGA
Sapphire adalah aluncginh new VGA, Radeon HD 7770 Vapor-X Black Diamond. Ini akan menjadi Radeon HD 7770 GHz Edition card dengan pendingin uap-ruang berbasis. The Sapphire HD 7770 Vapor-X Black Diamond menggunakan pendingin Vapor-X yang menggunakan piring uap bilik dan dua 8 mm-tebal pipa tembaga panas terikat menuju sepasang 80 mm penggemar.
A-kustom desain PCB telah berwarna hitam, dan menggunakan bebas Noise Sapphire tersedak. Kartu menempel pada jam AMD kecepatan referensi 1000 MHz dan 1250 MHz inti (5.00 GHz GDDR5-efektif) memori. Muncul dengan 1 GB GDDR5 memori melalui antarmuka memori 128-bit wide. Daya yang diambil dari konektor 6-pin PCIe tunggal.
Monitor output adalah dua kali lipat dari DVI, dan masing-masing dari DisplayPort dan HDMI, berita ini telah dinodai oleh TPU.
Diposting oleh
Unknown ,
20.37
REVIEW VGA AMD RADEON XFX R7970 DD 3GB: TAHITI XT GHZ EDITION DILENGKAPI PENDINGIN VAPOR CHAMBER
Setahun yang lalu, AMD merilis graphics card berbasis 28nm pertamanya yaitu Tahiti XT yang sekaligus menjadi flagship dan
langsung menduduki peringkat teratas sebagai graphics card terkencang
saat itu. Menggunakan teknologi arsitektur terbaru yang mereka sebut GCN
(Graphics Core Next), graphics card ini mampu berjalan dengan lebih
efektif dan efisien dari generasi sebelumnya. Namun sayangnya tahta
graphics card terkencang yang disandang AMD saat itu tidak bertahan
lama, karena kehadiran GTX 680 dari NVIDIA. Tetapi AMD tidak tinggal
diam, karena memang potensi sesungguhnya dari teknologi GCN pada
graphics card ini masih belum terlihat seluruhnya, dan AMD pun merilis
driver Catalyst 12.11 Beta (sekarang sudah tersedia 13.1 WHQL) yang
mampu meningkatkan performa graphics card berbasis GCN ini dengan sangat
signifikan, dan mampu bersaing dengan “kubu hijau” yang pada tahun 2012
lalu sempat memukul AMD dengan cukup telak.

Sebagai subyek pengujian kali ini, Lab JagatReview mendapatkan sebuah
sampel graphics card dari XFX dengan graphics card HD 7970 miliknya,
yaitu XFX R7970 Double Dissipation GHz 3GB. Graphics
card ini merupakan revisi dari HD 7970 pertama yang hanya menggunakan
clock 925 MHz saja, pada graphics card HD 7970 dari XFX ini, chip GPU
yang digunakan sudah menggunakan frekuensi hingga diatas 1GHz (max)
dengan feature terbarunya yaitu Boost Ready. Apakah graphics card ini
dapat bersaing dengan GTX 680 milik NVIDIA? Mari kita lihat saja.
Platform Pengujian XFX R7970 Double Dissipation 3GB:
- Prosesor: Intel Core i7 3960X @4.5 GHz
- Motherboard: Intel Desktop Board DX79SI
- Graphics Card: AMD HD 7900/7800 Series; NVIDIA GTX 500 & 600 Series
- Memory: 4x 2 GB Kingston HyperX blu. (@1600 MHz; 1.65 V)
- Storage: Kingston SSDNow V+ Series 64 GB
- Power Supply: Corsair AX1200
- CPU Heatsink: Corsair H100 (Fan Speed Minimum)
- Casing: Corsair 500R (All Fan On)
- Monitor: LCD Monitor 1920×1080
- Input: Generic Keyboard and Mouse
- OS: Windows 7 Ultimate 64-bit SP1
- Driver : Catalyst 12.2|12.3|12.7 Beta|12.11 Beta; Forceware 296.10|301.10|304.79 Beta
(*) Seluruh graphics card diuji pada setting default yang disediakan driver tersebut, pada versi tersebut.
Diposting oleh
Unknown ,
20.20
ASUS SIAP HADIRKAN SMARTPHONE BERBASIS WINDOWS PHONE 8
Bagi beberapa pengamat perangkat smartphone, sistem operasi mobile
terbaru milik Microsoft, yakni WP 8 (Windows Phone 8) sangat berpotensi
dan memiliki masa depan yang cukup baik untuk bersaing dengan sistem
operasi mobile milik Google, yaitu Android.
Keberhasilan WP 8 saat ini, bisa dilihat pada dua perangkat
smartphone milik Nokia, yakni Lumia 920 dan Lumia 820 yang dijual cukup
laris dipasar Amerika Serikat dan Eropa. Setelah kedua perangkat
smartphone teranyar milik Nokia tersebut sudah hadir di beberapa negara
dikawasan Asia, tampaknya beberapa perusahaan lokal di Asia, mulai
tertarik untuk menghadirkan perangkat smartphone berbasis WP 8,
khususnya Asus.
Asus yang merupakan salah satu perusahaan asal Taiwan yang
memproduksi beragam perangkat elektronik seperti laptop, tablet, dan
juga smartphone, saat ini telah dikabarkan sedang melakukan pembicaraan
dengan pihak Microsoft, terkait lisensi penggunaan sistem operasi mobile
WP 8.
Alasan Asus ingin menggunakan sistem operasi mobile milik Microsoft
tersebut, tampaknya didasari oleh hasil penjualan ponsel cerdas milik
Asus tahun lalu yang telah mengalami peningkatan hingga 45 persen.
Sebagian besar perangkat smartphone Asus dipasaran, menggunakan sistem
operasi mobile Android. Dengan adanya rancana ini, tampaknya Asus juga
berharap bisa memberikan suatu hal yang berbeda dan menarik bagi para
konsumen setianya, terhadap koleksi smartphone yang dihadirkan.
Selain itu, menurut berita yang kami sadur dari AllthingsD, dengan
rencana Asus ini, dijamin tidak akan merusak jalinan kerjasama antara
Asus dengan Google yang sebelumnya telah sukses memproduksi dan
memasarkan tablet berukuran 7 inci, yaitu Asus Google Nexus 7.
Diposting oleh
Unknown ,
20.11
CORSAIR PERKENALKAN SOLUSI LIQUID COOLING TERBARU: HYDRO SERIES H110 DAN H90
Untuk pengguna PC High-End dengan prosesor multi-core,
solusi pendinginan yang baik diperlukan untuk menjaga suhu kerja dan
juga durabilitasnya. Corsair, salah satu vendor berbagai komponen dan
perlengkapan PC, kembali memperkenalkan buah inovasi mereka yakni
pendingin PC Hydro Series H110 dan Hydro Series H90, seperti yang bisa terlihat dibawah ini :
Hydro Series H110 :
Hydro Series H90 :
Kedua pendingin yang ditawarkan Corsair ini bertipe closed-loop compact liquid cooling, dan memiliki bentuk fisik mirip seperti buatan mereka yang sebelumnya (contoh : H80 dan H100 series yang kami jadikan testbed utama). Yang jadi perbedaan utama di seri H110 dan H90 adalah : ukuran radiator-nya !
Corsair Hydro Series H110 dilengkapi dengan radiator berukuran 280 x 140 mm, sedangkan H90 memiliki ukuran 140 x 140 mm.
Dibanding seri sebelumnya yang menyandang ukuran 120mm atau 240mm,
Corsair berharap ukuran 280mm dan 140 mm yang disandang H110 dan H90 ini
mampu memberikan pelepasan panas yang lebih baik karena luas
penampangnya lebih besar. Corsair juga melengkapi H110 dan H90 dengan
140mm low-noise , static pressure fan. Dengan ukuran lebih
besar, kipas 140 mm yang diberikan Corsair diyakini mampu memberikan
pendinginan lebih baik dari kipas 120 mm dan memberi tingkat kebisingan
lebih rendah.
Corsair H110 dan H90 akan kompatibel dengan hampir semua soket CPU
modern yang beredar, seperti AMD AM2/AM3/AM3+/FM1/FM2, serta Intel LGA
775 /1156 /1155 /1366 / 2011. Belum ada kejelasan mengenai harga dan
ketersediaan barang di Indonesia, namun Corsair memberikan SRP
(suggested retail price) sebesar USD 129.99 untuk Corsair H110, dan USD
99.99 untuk H90.